Yayasan Wakaf Al-Ihsan Riau menyelenggarakan kegiatan Upgrading Leadership dan Basic Skill Marketing Kelembagaan pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan GASPOL (Gagasan Politik Institute) pemateri Bapak H. Al Fatmi, S.E selaku CEO GASPOL, dan diikuti oleh jajaran Dewan Pengurus Yayasan, Kepala Bagian Akademik, PSB, Lembaga Nadzhir Wakaf Al-Ihsan Riau (LNWI), dan BMT Airi dibawah naungan Yayasan Wakaf Al-Ihsan Riau. Serta dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Al-Ihsan Riau Buya Dr. (HC). KH. Muhammad Gazali, Lc., CWC.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis yayasan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada aspek kepemimpinan dan kemampuan dasar pemasaran kelembagaan. Penguatan dua aspek tersebut dinilai penting guna menjawab tantangan pengelolaan lembaga wakaf, pendidikan, dan dakwah yang semakin dinamis, khususnya di era digital.
Dalam sesi upgrading leadership, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya kepemimpinan yang visioner, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan umat. Kepemimpinan lembaga wakaf diharapkan tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam nilai-nilai keislaman, membangun sinergi, serta menjaga amanah wakaf agar dikelola secara produktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, pada sesi basic skill marketing kelembagaan, peserta dibekali pemahaman dasar terkait strategi branding lembaga, komunikasi publik yang efektif, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana penyebarluasan program dan nilai-nilai kelembagaan. Marketing kelembagaan dipandang sebagai instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik serta memperluas jangkauan manfaat program wakaf, pendidikan, dan sosial yang dijalankan yayasan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Wakaf Al-Ihsan Riau juga memperkuat konsolidasi internal antar pengurus dan unit bagian, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam mengembangkan lembaga secara profesional, akuntabel, dan berdaya saing.
Yayasan Wakaf Al-Ihsan Riau berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat. Diharapkan, hasil dari kegiatan upgrading ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam pengelolaan lembaga, sehingga kebermanfaatan wakaf dan program pendidikan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Komentar