Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, PT Energi Mega Persada (EMP) bersama SKK Migas berkolaborasi dengan Pesantren Al-Ihsan Kampus 2 Pekanbaru menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. PT Energi Mega Persada merupakan perusahaan hulu migas nasional yang beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas.
Acara yang diikuti oleh para santri, dewan guru, serta jajaran pengelola pesantren ini berlangsung dengan penuh antusias. Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), hingga pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.
Perwakilan PT EMP menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan para santri dapat menjadi agen perubahan yang mampu menerapkan pola hidup bersih dan ramah lingkungan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat.
"Pengelolaan sampah bukan hanya tentang menjaga kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat dipraktikkan secara berkelanjutan," ujar perwakilan PT EMP dalam sesi penyampaian materi.
Sementara itu, pihak Pesantren Al-Ihsan Kampus 2 Pekanbaru menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT EMP dan SKK Migas yang telah memberikan edukasi kepada para santri. Kegiatan seperti ini dinilai sangat bermanfaat dalam membentuk karakter santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para santri tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai cara mengelola sampah rumah tangga, pengolahan sampah organik menjadi kompos, hingga langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara dunia industri, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan generasi yang sadar lingkungan. Pesantren sebagai pusat pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam kepada para santri sejak dini.
Yayasan Wakaf Al-Ihsan Riau menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan nyaman. Semoga kerja sama yang telah terjalin bersama PT Energi Mega Persada dan SKK Migas dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat luas bagi dunia pendidikan dan lingkungan.
Komentar